Apakah Itu Kanker Payudara?

Hasil gambar untuk kanker
kanker-ilustrasi

Siapa orangnya (kaum wanita terutama) yang tak takut.Waspada! Tapi, cukupkah dengan kewaspadaan saja? Tidak, setiap orang harus mengetahui secara jelas dan gamblang.Kanker payudara adalah proses pertumbuhan jaringan secara otonom dan tidak mengikuti aturan dan regulasi sel yang tumbuh normal yang keluar dipermukaan kulit (payudara) berupa benjolan.Benjolan berasal dari berkembangnya sel tidak beraturan yang muncul dari satu sel.
Klasifikasi Stadium
-          Stadium 1 munculnya benjolan kurang dari 2 cm dan tak terdeteksi dari luar.Pada stadium ini,kemungkinan sembuh total pada pasien adalah 70%.
-          Stadium 2  besarnya benjolan kanker sudah lebih dari 2 cm bahkan bisa sampai 5 cm, sementara tingkat penyebarannya pun sudah sampai daerah ketiak, atau bisa juga ukurannya sudah mencapai 5 cm tapi belum menyebar kemana-mana.
-          Stadium 3 A benjolan kanker sudah berukuran lebih dari 5 cm dan sudah menyebar ke kelenjar limfa.Tindakannya dilakukan operasi untuk mengangkat sel-sel kanker yang ada pada seluruh bagian penyebaran. Setelah operasi dilakukan penyinaran untuk memastikan tidak ada lagi sel-sel kanker yang tertinggal. Kemungkinan sembuh penderita adalah 30-40%.
-          Stadium 3 B kanker sudah menyebar ke seluruh bagian payudara, bahkan mencapai kulit, dinding dada, tulang rusuk dan otot dada.Selain itu juga penyebarannya sudah menyerang secara tuntas kelenjar limfa. Jika sudah demikian tidak ada alternatif lain selain pengangkatan payudara.
-          Stadium 4 sel-sel kanker sudah merembet menyerang kulit, tulang, paru-paru, hati atau otak, kelenjar limfa yang ada di dalam batang leher. Sama seperti stadium 3, tindakan yang harus dilakukan adalah pengangkatan payudara.
Asal-Usul ditemukannya Kanker Payudara
-          Tahun 1600 SM gambar hieroglifik pada kertas papirus Mesir kuno menyebutkan benjolan penderita kanker payudara yang dioperasi menggunakan pisau atau dibakar dengan besi panas atau dituangkan minyak panas.
-          dr. Hippocrates dari Yunani (400 SM) melakukan operasi kanker payudara dengan cauter yang dibakar dengan besi panas atau diolesi minyak kaustik.
-          dr. Galen (135 SM) meneliti tumor yang sesuai dengan pembersaran payudara.
-          dr. Ambroise Pare (1575) mengembangkan penelitian anatomi bedah kanker payudara.
-          Bakteriologi  Antonio van Leeuwenhoek (1676) menemukan bakteri pemicu kanker payudara yang disebutnya animaculus.
-          Dr. Johannes Muller dari Jerman (1800) mengembangkan patologi  jaringan kanker payudara terdiri dari sel-sel kanker animaculus.
-          Steward Halsteds (1894) mengajarkan pembedahan mastektomi radikal kanker payudara dan pertama kali melakukan biopsy frozen section untuk diagnostic kanker payudara.
-          Paul Erlich (1915) berhasil mengisaolasi alkylating agent yang dapat dipakai untuk pengobatan kanker payudara.

Sekian penjelan singkat tentang apa itu kanker payudara, klasifikasi stadium, dan asal-usulnya. Penjelasan ini tidak bermaksud untuk menjadi rujukan anda, jika ingin mengetahui lebih lanjut bisa melakukan konsultasi dengan dokter ahlinya. Semoga anda para wanita terhindar dari kanker payudara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ini 8 Gejala dan Ciri Kanker Payudara

Sayur Asam Khusus Penderita Diabetes

Tips Memilih Asupan Untuk Penderita Typus.